Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2021

Penerjemahan IND-ENG - AIR TERJUN RORO KUNING

Indonesian English Air Terjun Roro Kuning, Wisata Alam Nganjuk Yang Sarat Sejarah, Legenda, Dan Misteri Roro Kuning Waterfall: A Historical, Legendary, and Mysterious Destination in Nganjuk Pada bulan Maret tahun 2020, terjadi sebuah musibah yang sangat memilukan di lokasi wisata Air Terjun Roro Kuning, berupa banjir bandang. Banjir bandang tersebut diakibatkan hujan yang terus menurus selama 3 jam mengguyur lereng Gunung Wilis. Dan Air Terjun Roro Kuning, sebagai bagian lokasinya terletak di lereng Gunung Wilis.   In March 2020, there was a heart-breaking flash flood in Roro Kuning Waterfall. The flash flood happened because of 3 hours-rain. The rain flushed Mount Willis that is the location of the waterfall itself. Bagi orang yang pernah datang ke lokasi wisata tersebut, tentu saja sangat penasaran bagaimana kondisi Air Terjun Roro Kuning pasca banjir. Harapan orang – orang ya...

Girls Need Education, Not Child Marriage

  In this modern time, child marriage does still exist. In 2017, 18% of Indonesian girls married under 18 years old because of economic and belief issues. Child marriage should be ended because it brings more adverse effects to the girls. Girls under 18 years old may have had menstruation. However, their reproductive organs are not yet fully developed. Because of this, they can face miscarriage, vaginal tearing, premature baby, anemia, and bleeding in giving birth to their children. Psychologically, the girls are not yet mature. You may argue that maturity is not measured by age. However, being a wife and mother with complex responsibilities can cause mental illnesses such as baby blues and depression, which can be fatal if not be taken seriously. Certainly, being a wife and mother is not the right duty for children. Marry the girls to a rich man may seem to be a great solution to end poverty. However, it may lead the girls to fall in their husbands' orders without pau...

ARTIKEL MAGANG 3 - Memahami Kerja Penerjemah yang Tidak Semudah Copy-Paste Google Translate

  Banyak orang yang berpendapat bahwa menerjemahkan itu mudah karena ada Google Translate, tapi benarkah demikian? Tentu saja harus kita akui, mesin penerjemah berkontribusi meringankan beban menerjemahkan, tapi hasil terjemahan yang dihasilkan tidak 100% akurat. Sebagai penerjemah, mengandalkan Google Translate adalah kesalahan besar. Mesin ini unggul dalam menerjemahkan kalimat sulit, tapi belum sempurna dalam menerjemahkan idiom supaya sesuai dengan teks sasaran. Tanpa melakukan proses penyuntingan, terjemahan Google Translate akan memiliki kualitas lebih rendah dari yang diharapkan. Untuk mendapatkan kualitas yang baik, seorang penerjemah biasanya memakai tiga kriteria penilaian, yaitu keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan. Ketiga kriteria tersebut harus dipenuhi supaya terjemahan memiliki makna yang sama dengan teks sumber dan mudah dimengerti oleh pembaca. Jika teks yang diterjemahkan memiliki topik pembahasan yang ringan dan pendek, penerjemah memerlukan waktu yan...

ARTIKEL MAGANG 2 - Mata Kuliah Penerjemahan di Prodi D3 Bahasa Inggris UNS

  Diploma 3 Bahasa Inggris merupakan salah satu program studi di Universitas Sebelas Maret (UNS) yang berdiri pada tahun 1999. Saat ini, D3 Bahasa Inggris menjadi bagian dari Sekolah Vokasi UNS. Selama 22 tahun berdiri, D3 Bahasa Inggris UNS telah merevisi beberapa mata kuliah supaya tetap sejalan dengan perkembangan teknologi dan zaman. Selain itu, mata kuliah didesain supaya bisa menjadi bekal yang cukup untuk mahasiswa ketika akhirnya terjun di dunia pekerjaan. Secara garis besar, UNS masih mempertahankan mata kuliah penerjemahan karena pada dasarnya program studi D3 Bahasa Inggris UNS berfokus kepada penerjemahan. Berikut adalah ulasan mata kuliah penerjemahan yang dimiliki D3 Bahasa Inggris UNS untuk angkatan 2018-2021 Semester Tiga 1.       Theory of Translation Ini adalah mata kuliah dasar penerjemahan. Karena mahasiswa belum mempraktikkan menerjemahkan teks secara langsung di dua semester sebelumnya, mereka dibekali dengan ilmu dasar pener...