Harry Potter: Novel favorit saya sepanjang masa Menulis dan membaca adalah dua kegiatan yang erat sekali kaitannya. Saya menulis sesuatu, orang lain yang membacanya. Ziggy menerbitkan buku baru, saya merupakan salah satu yang membaca buku barunya. Namun, menjadikan menulis sebagai rutinitas kadang kala melahirkan kekhawatirkan, kalau ntar ngga dibaca gimana ya? Kalau ntar ngga ada yang suka, apa aku akan terus menulis? Kekhawatiran ini juga kerap muncul ketika saya menulis cerpen atau novel dengan tujuan komersil, dapat royalti lah intinya. Pertanyaan-pertanyaan seperti 'Apa nanti bakalan diterima penerbit?', 'Apa nanti bakalan ada yang beli?' kerap menghantui saya ketika menyelesaikan naskah. Saya mengharapkan diri saya mampu untuk membeli... umm katakanlah skincare some by mi yang merah itu dengan royalti saya, tapi jika tidak ada yang mau membeli buku saya ya apa saya boleh buat? Dari kecil, saya sudah bercita-cita menjadi penulis. Beranjak SMP, ada satu kata yang ...
A platform to embrace the strength in writing and conveying thoughts. It talks about life, movies, books, and education.